oleh

Pemerintah Aceh Bantu Masyarakat Terdampak Banjir Aceh Selatan

Banda Aceh-Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), langsung bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga Kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan.

Untuk penanganan masa darurat masyarakat terdampak bencana tersebut, Pemerintah Aceh melalui BPBA menyerahkan bantuan logistik pangan, Jum’at 23 Agustus 2019.

Adapun bantuan logistik tersebut berupa 400 sak beras (@15 kg/sak) atau setara 6 ton, 400 dus mie instan, 400 liter minyak goreng, 500 dus air mineral ukuran gelas, 400 Kg Gula dan 6.000 butir telur ayam.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan Kalaks BPBA melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBA Muhammad Syahril, dan diterima Sekda Aceh Selatan Nasjuddin, di dampingi Kalaks BPBD Aceh Selatan Cut Syazalisma.

Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), langsung bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga Kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan. (FOTO | DOK. BPBA)

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBA, Muhammad Syahril, meminta agar bantuan logistik pangan tersebut dapat segera didistribusikan kepada pihak BPBD Kabupaten Aceh Selatan dan diteruskan kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Bantuan ini hendaknya dapat berguna untuk meringankan beban masyarakat korban, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan logistik pangan selama masa penanganan darurat,” pinta Muhammad Syahril.

Sekda Aceh Selatan, Nasjuddin, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh khususnya BPBA yang telah peduli memberi perhatian dan bantuan saat terjadi musibah di wilayah itu.

“Termasuk saat terjadi musibah beberapa waktu lalu, seperti kebakaran di Kutafajar, Kecamatan Kluet Utara dan Kecamatan Bakongan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, peristiwa banjir bandang dan tanah longsor berturut-turut melanda wilayah itu 16, 20 dan 21 Agustus 2019. Kondisi tersebut berdampak pada masyarakat di tiga Kecamatan yakni Trumon Timur, Trumon Tengah dan Pasie Raja.

Akibat banjir dengan ketinggian air 50-100 cm tersebut pada 16 Agustus 2019 lalu, mengakibatkan sembilan unit rumah di desa Jambo Dalem, Kecamatan Trumon Timur mengalami rusak sedang, korban terdampak 300 KK atau sebanyak 1.250 jiwa. Peristiwa tersebut juga mengakibatkan sebanyak 30 unit rumah Rusak Ringan di desa Kapai Seusak.

Tak ayal, peristiwa tersebut juga melanda desa Pulo Raya, Kecamatan Trumon Tengah pada 20 Agustus 2019. Sebanyak 27 KK atau 80 jiwa terdampak disana.

Di desa Kampung Tengah ada sebanyak 37 KK atau 100 jiwa. Begitu juga di Kecamatan Pasie Raja. Pada 21 Agustus 2019, desa Panton Bilie, sekitar 45 unit rumah mengalami rusak ringan, desa Pante Raja mengalami 42 unit rumah rusak ringan dan terdampak 42 KK atau 222 jiwa. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed