oleh

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tenggara

Takengon-Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyalurkan bantuan Pemerintah Aceh kepada korban banjir bandang yang mendera Aceh Tenggara, Selasa, 27 November 2018 lalu. Pelepasan bantuan yang dibawa Satgas Tagana itu berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Jum’at 30, November 2018 pagi.

Nova Iriansyah menyebutkan, pemerintah Aceh ikut berduka atas musibah banjir yang dilaporkan telah membuat puluhan rumah warga rusak. Ia telah memerintahkan dinas terkait untuk turun langsung ke lokasi bencana dan mendata kebutuhan warga. “Paska-banjir tolong penuhi terlebih dahulu kebutuhan dasar korban. Pastikan tercukupi,” kata Plt. Gubernur.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, yang ikut dalam rombongan Plt. Gubernur di Aceh Tengah, mengatakan bantuan yang dibawa oleh Satgas Tagana merupakan bantuan sandang dan pangan untuk melengkapi bantuan masa panik yang lebih dulu telah diberikan pada korban.

Dari lokasi banjir, kata Alhudri, alat berat sedang membersihkan material bebatuan dan gelondongan kayu yang dibawa saat banjir terjadi pada Selasa malam itu. Sementara bantuan masa panik perlahan mulai berkecukupan. .

“Kondisinya alhamdulillah mulai membaik. Logistik Insya Allah berkecukupan, namun kita tetap mendata kebutuhan yang masih dibutuhkan warga,” kata Alhudri.

Tinjau Kantor Samsat
Selain melepas bantuan tersebut, di hari yang sama Plt Gubernur Aceh juga meninjau kantor layanan Samsat Polres Aceh Tengah, di Kecamatan Kebayakan. Dalam kunjungan itu, Nova meminta agar layanan yang diberikan kepada masyarakat bisa maksimal.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat meninjau kantor layanan Samsat Polres Aceh Tengah, di Kecamatan Kebayakan. (FOTO | IST)

Kunjungan Plt. Gubernur Aceh ikut didampingi Bupati Aceh Tengah Shabela Abu Bakar, Kapolres Aceh Tengah Hairajadi, Asisten II Setda Aceh serta Kepala Dinas Keuangan Aceh Jamaluddin.

Kondisi Samsat Aceh Tengah terlihat begitu padat dan sempit. Karena itu, pada tahun anggaran 2019 nanti, akan dibangun gedung samsat baru di Kecamatan Bebesan. Gedung itu direncanakan dibangun di lahan seluas 4.770 meter. Plt Gubernur bersama rombongan kemudian meninjau langsung lahan tersebut.

Nova Iriansyah menyebutkan, selain meningkatkan sarana pembangunan di tahun depan, kualitas Sumber Daya Manusia Manusia juga akan juga akan ditingkatkan. Dengan demikian, waktu tunggu masyarakat saat pengurusan di Samsat dapat menjadi lebih singkat.

“Mudah-mudahan pada saatnya nant8 masyarakat tidak harus tunggu lama untuk ngurus di Samsat. Saat ini semua pembayaran sudah tidak cash. Ke depan office manajemennya yang akan kita moderenkan,” kata Nova.

Di kantor Samsat Aceh Tengah, terjadi penumpukan plat kendaraan bermotor. Ribuan plat belum lagi diambil oleh pemilik. Untuk mengantisipasi penumpukan dan tercecernya plat, Nova meminta agar mengumumkan kepada masyarakat lewat kepala desa agar segera bisa mengambil plat kendaran ke kantor Samsat. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed