oleh

Pendidikan Life Skills Efektif Cegah Penyalahgunaan NAPZA pada Remaja

Jakarta – Penapost.com |  Pada remaja, pendidikan life skills lebih efektif untuk cegah penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya). Mengapa?

Ketua Ikatan Konselor Adiksi Indonesia, Narendra Narotama mengatakan bahwa remaja sudah sering mendengar soal efek buruk dan dampak negatif penyalahgunaan NAPZA. Karena itu pendekatan yang berbeda harus dilakukan.

“Anak remaja itu lebih baik diajari soal life skills, bagaimana caranya menyelesaikan masalah, bagaimana agar tampak keren tanpa NAPZA, karena hal-hal itu yang paling berpengaruh besar dalam keseharian mereka,” tutur pria yang akrab disapa Lobbie ini, ditemui di Kementerian Sosial, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2015).

Lobbie menjelaskan bahwa life skills yang dimaksud haruslah dilatih. Kebanyakan remaja menyalahgunakan NAPZA karena beragam masalah, mulai dari perceraian orang tua, bullying hingga peer pressure.

Memberikan materi seperti efek buruk dan dampak negatif memang tidak salah, namun tidak cukup. Remaja mendapat informasi soal efek buruk dan dampak negatif tersebut setiap hari melalui televisi dan internet.

“Mereka bosan karena informasi soal itu sudah banyak dilihat di televisi dan iklan. Jadinya nggak kena,” paparnya lagi.

Pendidikan kepemimpinan, komunikasi yang baik dan bagaimana memecahkan masalah yang harus dikedepankan. Sehingga ketika remaja menemui hal ini, mereka sudah siap menangkal dan mengatasinya.

Terlebih, Lobbie mengatakan bahwa tingkat stres di Jakarta termasuk tinggi, tak hanya untuk orang dewasa namun juga anak-anak dan remaa. Karena itu faktor stres juga harus dikurangi.

“Main games yang mengajarkan kepemimpinan dan komunikasi serta problem solving itu lebih baik. Jangan ke mal karena kalau ke mal malah makin stres,” pungkasnya.

SUMBER | DETIK.com

Komentar

News Feed