oleh

Plt Gubernur Apresiasi Dinas PUPR, BPJN Hingga PT. Perapen Prima Mandiri

Banda Aceh-Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menggapresiasi pihak yang telah menyukseskan pembangunan jembatan Jembatan Lamreung-Limpok, Aceh Besar. Di antaranya, Dinas PUPR (Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat), Balai Pelaksanaan Jalanan Nasional dan PT. Perapen Prima Mandiri.

Pembangunan jembatan yang dibiayai dana Otsus itu dimulai sejak tahun 2009, dengan tujuh tahapan penganggaran. Biaya yang dihabiskan dalam pembangunan jembatan ini berjumlah 45 miliar. Selain itu, jembatan yang berada di Kabupaten Aceh Besar ini memiliki panjang 276, 40 meter.

Saat meresmikan jembatan tersebut, Nova mengharapkan semua pihak baik pemerintah, swasta maupun perguruan tinggi untuk terus berinovasi dalam pembangunan infrastruktur. Selain kemudahan konektivitas, pembangunan infrastruktur menurut Nova merupakan simbol kemajuan suatu negara.

“Kebutuhan akan konektivitas begitu cepat, kebutuhan harus diimbangi dengan pembangunan. Oleh karena itu kita perlu inovasi dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa sebuah negara tidak akan maju apabila pembangunan infrastruktur dihentikan. Nova mencontohkan saat ia mendatangi Portugis, 2013 silam. Saat itu Portugis sedang mengalami krisis ekonomi.

Nova mengatakan, menurut parlemen setempat, krisis ekonomi Portugis disebabkan karena berhentinya pembangunan infrastruktur.

“Ketika tidak ada pembangunan infrastruktur maka terjadilah krisis ekonomi yang luar biasa. Oleh karena itu saya mengingatkan jangan pernah berhenti berinovasi tentang pembangunan infrastruktur, mulai dari gagasan, perencanaan, studinya, pelaksaanaan, manajemen kontruksinya sampai dengan perawatan,” kata Nova.

Setelah itu, Plt Gubernur mengatakan pembangunan infrastruktur bukan hanya berbicara fisik saja. Namun, selain dari fisik, infrastruktur menjadi salah satu faktor dan syarat untuk kemajuan negeri ini.

Pembangunan negeri ini, kata Nova, tidaklah bisa apabila hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tapi harus melibatkan pihak lain seperti swasta dan perguruan tinggi.[]

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed