oleh

Puluhan Pelajar SMA Ikuti Workshop Tari Seudati

Banda Aceh–Puluhan pelajar tingkat SMA di Banda Aceh, mengikuti workshop tari seudati yang diselenggarakan oleh Sanggar seni Cit Ka Geunta (CKG) bekerja sama dengan Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung, Jum’at, 13 Oktober 2015, di gedung Sultan Selim, Banda Aceh.

Ketua panitia, Muhammad Al Kausar, dalam laporannya mengatakan, para peserta berasal dari perwakilan sekolah tingkat SMA yang ada di kota Banda Aceh.

“Acara ini juga berlangsung selama tiga hari dan akan diisi oleh pemateri yang ahli dibidangnya, misalnya seperti bang Imam Juwaini yang juga pelaku seni,”. ungkap kausar.

Kata dia, hari ini akan diisi oleh empat pemateri, di antaranya Essi Hermaliza dari BPNB (Balai Pelestarian Nilai Budaya) yang membahas tentang Sejarah Seudati Aceh, dan Imam Juwaini MA yang merupakan Dosen dan Seniman membahas Peran dan Fungsi Tari Seudati.

“Selain mereka berdua, kita juga siapkan pemateri yang membahas masalah Syair Seudati dan Analisa Ragam Syair oleh Drs Tarimin, kemudian sorenya dilanjutkan oleh Zunaidillah yang mengupas Ragam Gerak Seudati,” ujar Kausar.

Acara workshop Tari Seudati akan berlangsung selama tiga hari di gedung Sultan Selim dan akan berakhir pada hari Minggu 15 November 2015.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh, Drs M Rizha MM, saat membuka workshop menyampaikan agar generasi muda kota Banda Aceh harus lebih peduli terhadap kesenian lokal.

“Kesenian Aceh ini dikenal luas oleh masyarakat luar, jangan sampai pengaruh globalisasi membuat kesenian dan budaya Aceh memudar,” katanya.

Ia menambahkan, agar masyarakat harus saling bekerja sama dan bahu membahu supaya generasi Kota Banda Aceh memahami kembali makna dari sejarah seudati, tambahnya. (Redaksi/Rls)

Komentar

News Feed