oleh

Puting Beliung Terjang Bireuen, Pemerintah Salurkan Bantuan Masa Panik

Bireuen-Angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit atau disebut Puting Beliung, menerjang Kabupaten Bireuen, Sabtu, 22 Juni 2019 lalu.

Akibat dari peristiwa tersebut menyebabkan rumah warga porak poranda. Seperti yang dialami Nursidah, warga Gampong Cot Batee, Kecamatan Kuala. Seluruh bagian atap rumahnya nyaris copot, beberapa bagian dari rumahnya itu pun ikut rusak.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Rahmad Raden, dalam keterangan tertulisnya menyebutkan berdasarkan laporan dari posko Tagana Dinsos Kabupaten Bireuen, angin kencang di sertai hujan ringan melanda sebagian wilayah Kabupaten Bireuen sekira pukul 18.00, Sabtu, 22 Juni 2019. Angin kencang tersebut (puting beliung) mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan.

“Ada 11 kecamatan yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. Di antaranya, Kecamatan Simpang Mamplam, Pandrah, Jeunieb, Peudada, Jeumpa, Juli, Kota Juang, Kuala, Peusangan, Jangka dan Peusangan Siblah Krueng,” sebutnya.

Bukan hanya itu, katanya lagi, data rekapitulasi kerusakan sementara (24/6), ada 62 unit rumah yang mengalami kerusakan di seluruh Bireuen. Kemudian, 2 unit balai pengajian, 1 pesantren, dan 21 unit tempat usaha.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, saat menyerahkan bantuan masa panik untuk korban Puting Beliung. Bantuan diterima Bupati Bireuen, Saifannur. (FOTO | IST)

Untuk itu, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh menyerahkan bantuan masa panik kepada korban bencana puting beliung yang terjadi di Kabupaten Bireuen. Bantuan tersebut diserahkan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati.

Penyerahan bantuan itu berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Senin (24/6/2019). Selain pangan, Pemerintah Aceh juga menyalurkan bantuan sandang atau bahan bangunan rumah berupa seng, paku, cat dan beberapa bahan kebutuhan lainnya untuk tempat tinggal.

Bantuan 1 truk dari Pemerintah Aceh itu diterima Bupati Bireuen Saifannur. Nantinya, pihak Pemkab Bireuen akan menyalurkan bantuan kepada seluruh masyarakat yang tertimpa musibah di kabupaten tersebut.

Usai melepas bantuan tersebut, Dyah bersama rombongan mengunjungi korban yang ditimpa musibah puting beliung di Gampong Cot Batee, Kecamatan Kuala. Kunjungan Dyah beserta rombongan disambut haru oleh Nursidah Ali (73) salah satu warga yang tertimpa bencana di desa tersebut.

Di lokasi kejadian itu, Dyah mengatakan, kedatangannya menyerahkan bantuan merupakan bentuk tanggap dan peduli terhadap bencana yang menimpa di Bireuen.

Ia juga ingin melihat langsung kondisi pasca bencana di lapangan, dengan demikian, bantuan yang disalurkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan korban bencana.

“Kondisi yang kita lihat, di desa ini ada 7 rumah yang terkena (puting beliung) dan rata-rata atapnya yang rusak. Alhamdulilah bantuannya sudah sesuai, ada triplek, paku, seng dan nanti lain-lain akan kita tambahkan,” ujar Dyah.

Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri, mengatakan penyerahan bantuan sandang dan pangan untuk korban bencana puting beliung di Bireueun merupakan perintah Plt Gubernur Aceh.

Di samping itu, kata Alhudri, pihaknya akan terus memantau segala kekurangan dan kebutuhan masyarakat yang tertimpa musibah selama masa rehabilitas berlangsung. “Di mana kekurangannya kita akan support balik, sehingga masyarakat tidak dalam trauma terus,” kata dia. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed