oleh

Ratusan Kepsek SD Ikut Lomba Budaya Mutu Tingkat Provinsi

Banda Aceh-Sebanyak 220 Kepala Sekolah Dasar (SD) se-Aceh mengikuti lomba budaya mutu tingkat Provinsi Aceh.Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd, berlangsung sejak 22 hingga 25 Oktober 2018, di Banda Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd, mengatakan, lomba tersebut merupakan kegiatan pembinaan terhadap Sekolah Dasar (SD), dalam memberikan layanan prima kepada peserta didik.

“Budaya mutu Sekolah Dasar tercermin pada komponen-komponen pembelajaran, ekstrakurikuler yang efektif dalam pembentukan karakter peserta didik, manajemen berbasis sekolah dan pengelolaan perpustakaan yang menumbuhkembangkan budaya baca warga sekolah,” ujar Kadisdik Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd, Senin (22/10/2018) malam, saat membuka kegiatan tersebut.

Itu sebabnya, ia memberikan apresiasi kepada semua pihak pelaku pendidikan khususnya Sekolah Dasar yang telah mengambil peran aktif untuk mencerdaskan sesama bangsa, bekerja keras menggali dan mengembangkan potensi peserta didik untuk menjadi manusia berkarakter mulia yang mampu melampaui cita-cita.

“Saya harapkan kita semua mempunyai kebanggaan menjadi bangsa Indonesia.Kita dituntut untuk memberikan kontribusi dalam memacu daya saing dan membangun masa depan bangsa yang kita cita-citakan bersama,” kayanya.

Dalam kesempatan itu ia juga mengapresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi pendidikan dan tenaga kependidikan lewat peran mewujudkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif.

“Meskipun saat ini pasca diberlakukannya UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang menyatakan bahwa SMA/SMK dilakukan oleh Pemerintah Provinsi, sedangkan SD/SMP di Kabupaten/Kota, namun tidaklah menjadi sebuah perbedaan.Kita harus secara bersama-sama membangun pendidikan, khususnya di Aceh,” kata Kadisdik Aceh ini.

Ia menambahkan, mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan cita-cita nasional yang salah satu pelaksanaannya dilakukan melalui program pendidikan baik melalui program pendidikan formal maupun jalur pendidikan non formal.

“Hal ini sebagaimana tercermin dalam undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional,” tambahnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh, Zulkifli, S.Pd, M.Pd, dalam laporan singkat menjelaskan, lomba tersebut dibagi dalam lima kategori yaitu, lomba budaya mutu Sekolah Dasar (SD) Pembina, Negeri, Swasta, Terpencil, Terluar dan Terdepan (3T) dan pembelajaran ekstrakurikuler klub olahraga, masing-masing 2 orang peserta.

“Lomba Budaya Mutu tingkat provinsi ini untuk kita persiapkan pada even yang akan dilaksanakan secara nasional nantinya pada tahun 2019 mendatang.Untuk melangkah ke kancah nasional, tentunya kita laksanakan terlebih dahulu tingkat provinsi,” tambah Zulkifli.[]

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed