oleh

Sang Pemberani yang Berjaya di Open Karate Dunia

Banda Aceh-Karateka putra asal Aceh, Muhammad Tawakallah Nagata, berhasil membawa pulang medali Perunggu setelah dinyatakan keluar sebagai juara III kejuaraan karate antar pelajar bertaraf dunia pada Open International de Karate De La Province De Liege yang berlangsung 17-18 November 2018 di Belgia.

Prestasi dipersembahkan siswa SMPN 3 Banda Aceh ini menambah sederet juara yang diraih tim pelajar tanah air. Keberhasilan putra bungsu tiga bersaudara pasangan Muklis Zainal dan Irma Suryanti ini setelah berhasil melalui sejumlah pertandingan bergengsi seni bela diri yang berasal dari Jepang itu.

Bermental baja dan tidak mudah down saat dikalahkan lawan menjadi modal utama pelajar yang kini menetap di Bitai Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Ia harus bangkit dari kekalahan untuk menjadi pahlawan.

“Mental juara harus benar-benar tertanam dalam seorang seni beladiri Karateka, tidak boleh down saat kita dikalahkan sang lawan dan terus bertekad untuk menjadi juara pada pertandingan berkutnya,” ujar Muhammad Tawakallah Nagata, saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin diwakili Kasi Aplikasi TIK UPTD Tekkomdik Dinas Pendidikan Aceh, Anwar M Isa, saat menyambut kepulangan Muhammad Tawakallah Nagata, Kamis (21/11/2018), di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar.

Kepulangan Muhammad Tawakallah Nagata dari Belgia disambut haru Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin yang diwakili Kasi Pengembangan Aplikasi TIK UPTD Balai Tekkomdik Aceh, Anwar M. Isa serta sang ayahandanya Mukhlis Zainal.

Modal Muhammad Tawakallah Nagata meraih tiket lolos di Open International de Karate De La Province De Liege, di Belgia hingga mampu menyabet juara III dan membawa pulang medali perunggu, tidaklah mudah.

Pelajar yang saat ini masih duduk di bangku kelas IX/3 SMPN 3 Banda Aceh dan saat ini berdomisili di Bitai Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, harus menjadi pahlawan rekan sejagat di tanah air pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk mewakili Aceh di Yogyakarta tahun 2018 tepatnya pada 16 hingga 22 September lalu.

Muhammad Tawakallah Nagata, turun di nomor kata usia-16 pada kejuaraan pelajar tingkat internasional. Pada perebutan juara III ia harus berhadapan dengan karateka asal Spanyol.

Beruntung ia berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 3-2. Dan akhirnya ia berhasil meraih juara III. Untuk informasi juara I Open International de Karate De La Province De Liege, di Belgia, diraih karateka asal Perancis dan juara II diraih karateka asal Inggris.

Ia pun bercerita tentang kegemaran dirinya terhadap seni beladiri karate sejak kelas I Sekolah Dasar (SD). Namun, ia baru bisa menyalurkan hobinya pada kelas III SD, itupun melalui saudara sekandungnya di salahsatu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Banda Aceh.

“Kalau tingkat Internasional, ini prestasi atau medali yang pertama saya peroleh. Tapi keseluruhan ini medali yang ke 12 saya torehkan. Saya terharu dan bangga bisa mempersembahkan prestasi ini kepada publik di tanah air, Aceh dan orangtua saya,” ujarnya.

Prestasi Muhammad Tawakallah Nagata, Kamis (21/11/2018),

Ia mengaku prestasi yang dicapai di Belgia, akan dijadikan keberhasilan sebagai motivasi bagi dirinya untuk terus menekuni dunia olahraga keras tersebut.

“Saya akan segera mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan piala Mendagri yang akan berlangsung di Jakarta tahun 2019 mendatang,” kata Muhammad Tawakallah Nagata yang mengaku berguru karate dari Simpai Duta Ambiya.

Kasi Pengembangan Aplikasi TIK UPTD Balai Tekkomdik Aceh, Anwar M. Isa, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, mengharapkan agar prestasi yang dicapai Muhammad Tawakallah Nagata menjadi inspirasi bagi siswa Aceh lainnya dalam mendulang prestasi di tingkat internasional.

“Kita bangga atas capaian prestasi yang telah dibuktikan Muhammad Tawakallah Nagata di kancah Internasional. Sehingga, atlet Aceh terus di perhitungkan di tanah air maupun Internasioan,” kata Anwar mengutip Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin.

Sebagaimana diketahui, dua pertandingan babak penyisihan, karateka Aceh itu dengan perkasa menundukkan Jerman dengan sekor 5-0, lawan Argentina menang 5-0. Namun, langkah Muhammad Tawakallah Nagata sempat terganjal karateka asal Inggris dengan skor akhir 2-3.

Namun, pada perebutan peringkat ketiga, Muhammad Tawakallah Nagata kembali tampil perkasa dengan mengalahkan karateka Argentina dengan skor 3-2. Atas prestasi tersebut, Muahmmad Tawakallah Nagata berhak atas gelar juara III.[]

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed