oleh

Sopir dan Kernet Bus di Banda Aceh Dites Urine Selama Arus Mudik

Banda Aceh-Sejumlah sopir dan kernet bus angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Batoh, Banda Aceh, menjalani tes urine.

Tes urine berlangsung di halaman terminal oleh tim gabungan BNN, Polda Aceh, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan.

“Pemeriksaan urine dilakukan untuk mencegah adanya sopir dan kernet yang mengemudi di bawah pengaruh narkoba. Karena ini sangat membahayakan para pemudik,” kata Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh AKBP Heru Suprihasto, Kamis (30/5).

Heru mengatakan jika saat tes ternyata sopir atau kernet positif narkoba, maka perusahaan bus diminta untuk mengganti pengemudi atau kernetnya.

Meski demikian, kata Heru, sejauh ini dari hasil pemeriksaan belum ditemukan adanya sopir dan kernet bus yang menggunakan narkoba.

“Ini bertujuan untuk keselamatan penumpang banyak, menyangkut jiwa orang lain daripada nanti terjadi hal tidak diinginkan,” ujarnya.

Ilustrasi mudik naik bus. (FOTO VIA | KUMPARAN.COM)

Selain tes urine, pihaknya juga menurunkan anjing pelacak milik BNN untuk memeriksa bawaan penumpang yang ada di dalam bagasi bus. Pemeriksaan itu bertujuan untuk mendeteksi barang-barang bawaan yang terindikasi berbahaya.

“Anjing pelacak sengaja diikut sertakan dari BNN untuk mendeteksi adanya penumpang-penumpang yang membawa barang terlarang, terindikasi adanya narkoba dan barang terlarang lainnya,” katanya.

Dikatakan Heru, pemeriksaan ini akan berlangsung hingga puncak arus mudik pada H-3 jelang Idul Fitri.

“Semua kena bagian periksa, mobil yang masuk juga nantinya ada kegiatan sendiri. Karena supir bus masuk dari luar kota (Banda Aceh) cenderung pagi atau menjelang subuh sekitar pukul 04.00 WIB,” pungkasnya. []

(Sumber | KUMPARAN.COM)

Komentar

News Feed