oleh

Turnamen PUBG di Aceh Barat Tetap di Gelar

Meulaboh-Meski telah difatwakan haram oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh terhadap game Player Unknown’s Battle Grounds (PUBG) dan sejenisnya, namun turnamen tersebut tetap di gelar oleh sebuah komintas Game Online di Bumi Teuku Umar itu, Sabtu, 22 Juni 2019.

Ratusan warga tampak antusias mengikuti turnamen game online PUBG. Fatwa MPU Aceh pun seakan tidak menyurutkan niat mereka untuk tetap bermain game online PUBG.

Para peserta game online yang berasal dari berbagai daerah di Aceh ini merasa, dengan turnamen tersebut mereka bisa menjalin silaturahmi sesama pecinta game online PUBG. Selain itu juga menjadi modal untuk turnamen yang lebih besar lagi di masa yang akan datang.

Panitia penyelenggara turnamen game online, Riko mengatakan, persiapan penyelenggaraan turnamen game online PUBG jauh hari sebelum dikeluarkan fatwa haram oleh MPU Aceh. Sehingga pihaknya tetap melaksanakan turnamen tersebut.

Selain adanya turnamen, game online masih dimainkan di Aceh. Sementara belum ada pemain game online yang di kenakan sanksi seperti cambuk. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed