oleh

Warga Dusun H Nyak Syam Neusu Aceh Peringati Maulid

Banda Aceh-Warga Dusun H Nyak Syam, Gampong Neusu Aceh, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (06/01/2019) atau bertepatan 12 Rabiul Akhir 1440 Hijriah, di Mushalla Al’Anshar Gampong setempat.

Peringatan maulid yang dilaksanakan ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Sebagai Bekal Membangun Pribadi yang Unggul”. Warga pun terus berbondong-bondong mengantarkan hidangan kenduri Maulid.

Kumandang zikir pun terus menggema sejak pagi tadi pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sementara pada Minggu malam nanti Ba’da Shalat Isya, panitia juga akan menghadirkan Tgk H. Musliadi Puni sebagai penceramah agama.

Perigatan Maulid di Aceh sangat meriah. Hal ini sebagaimana disampaikan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, dalam keterangan Persnya kepada media ini, Sabtu, 5 Januari 2019.

Ia menilai peringatan Maulid di Banda Aceh, secara khusus paling meriah di Indonesia bahkan di kancah dunia. Sebab, pelaksanaannya berlangsung hingga tiga bulan.

Walikota mengatakan, maulid Nabi telah menjadi tradisi keagamaan terbesar setiap tahunnya di Banda Aceh. “Tradisi maulid di Banda Aceh luar biasa. Setiap gampong, sekolah, dayah, hingga perseorangan berlomba-lomba menggelar kenduri maulid secara besar-besaran,” kata Walikota.

“Itu adalah bentuk kecintaan orang Aceh kepada baginda nabi. Kenduri atau makan bersama adalah bentuk ungkapan syukur karena telah menjadi umat Nabi Muhammad. Biasanya acara juga diisi dengan zikir, selawat, dan ceramah agama,” katanya.

Kuliner khas Aceh, Kuah Beulangong atau Kari Daging Sapi, pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Dusun H Nyak Syam, Gampong Neusu Aceh, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. (FOTO | AFRIZAL/PENAPOST.COM)

Seperti sebelumnya, ada satu tradisi dikalangan masyarakat setiap memperigati Maulid yaitu memasak kuliner khas Aceh (Kuah Beulangong) atau Kari Daging Sapi. Masakan ini guna dibagi-bagikan pada perayaan maulid akbar Nabi Muhammad SAW di Banda Aceh dan telah menjadi tradisi turun temurun sebagai menu utama yang disajikan pada perayaan Maulid di Provinsi Aceh.[]

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed